0811-1280-843

+62172741380

Masterplan Kawasan Wisata

Masterplan Kawasan Wisata

 

Pengertian

 

Pemanfaatan masterplan kawasan wisata sebagai acuan untuk proses pembangunan membantu pemilik wisata mendapatkan keuntungan bangunan kokoh dan fasilitas awet. Sementara dari sudut pandang pengunjung adalah menerima kenyamanan selama liburan.

 

Sebelum merancang perencanaannya, lebih dulu harus diketahui seperti apa filosofi desa wisata. Apabila dasarnya sudah paham maka kedepannya terkait perencanaan hingga selesai pembangunan akan lebih terarah dan hasil akhirnya juga jauh lebih berkualitas.

 

Perencanaan pembangunan desa wisata bukan hanya bertujuan untuk mengeruk untung dari objek wisatanya. Lebih dari itu, harus juga memperhatikan peningkatan ekonomi warga setempat serta memastikan bahwa destinasi liburan tidak mengganggu hidup masyarakat.

 

Ketika program pembangunan fokus pada wilayah pedesaan maka peranan pemerintah daerah memiliki tempat penting. Pemerintah bisa sedetail mungkin memberikan informasi akurat kepada masyarakat terkait baik dan buruk setelah adanya kawasan liburan.

 

Studi Pendahuluan Sebuah Masterplan Desa Wisata

 

Dalam penyusunan masterplan kawasan wisata, terdapat sebuah proses awal bernama studi pendahuluan. Tujuan dari studi pendahuluan adalah sebagai cara mendapatkan gambaran berkaitan dengan potensi suatu desa jika menjadi objek wisata nantinya. Adapun beberapa penyelidikan pada tahap studi pendahuluan meliputi beberapa aspek ini:

 

  1. Penyelidikan terhadap inventaris desa, seperti sumber daya alamnya seperti apa, sumber daya manusianya bagaimana, dan terakhir apa saja sumber daya buatan manusia atau fasilitas pada desa tersebut.
  2. Seberapa besar tempat tersebut dapat menjadi objek wisata. Mulai dari akses jalan menuju lokasi, luas parkir, keramaian sekitar lokasi, dan potensi semakin besarnya destinasi ke depannya.
  3. Jika kedua penyelidikan sudah lolos maka selanjutnya tinggal mengajukan rekomendasi untuk pelaksanaan pembangunan.

 

Melalui ketiga penyelidikan tersebut dapat menjadi pintu gerbang ke pelaksanaan penyusunan masterplan. Mulai dari pendahuluan sampai dengan bangunan jadi, semua berkat kiprah para profesional dengan fokus bidang berbeda-beda.

 

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Masterplan Kawasan Wisata

 

Selesai dengan tahap pendahuluan, kini bisa langsung masuk ke tahapan pembuatan masterplan kawasan tempat wisata sebagai gambaran pengembangan pembangunan desa. Beberapa hal wajib menjadi perhatian khusus ketika sudah masuk tahapan ini adalah:

 

  • Studi Fisik, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Setempat

 

Beberapa data yang harus ada meliputi letak geografis berikut luas wilayah, detail suhu, kelembapan relatif, curah hujan, kecepatan angin, kondisi vegetasi, sumber ekonomi, dll. Segala hal berkaitan dengan fisik, ekonomi, sosial, sekaligus lingkungan harus lengkap.

 

  • Evaluasi Potensi Wisata

 

Adanya evaluasi potensi wisata dapat terwujud dengan mengedepankan beberapa aspek. Sebut saja potensi pariwisata pada lokasi pembangunan, lokasi selanjutnya yang akan masuk pengembangan, dan terakhir adalah kemampuan bersaing dengan objek liburan lainnya.

 

  • Analisa Pasar

 

Analisa pasar secara akurat bisa terbaca melalui beberapa penelitian. Sebut saja prediksi karakteristik wisatawan yang datang, analisis daerah asal pengunjung beserta latar belakangnya dan kondisi sosial ekonomi sekaligus. Semua terhubung dengan potensi laba.

 

  • Rencana Pengembangan

 

Dalam masterplan ini juga harus tersusun rencana pengembangan setelah selesai pembangunan perdana. Penjelasan mudahnya, setelah beroperasi, kawasan membutuhkan inovasi sesuai dengan zaman, kuncinya harus mau melek tren terbaru.

 

  • Rekomendasi Tempat

 

Terakhir, pengusulan satu lokasi berdasarkan skala prioritas paling atas. Jadi, sebelum sampai ke tahap akhir, bisa saja ada beberapa rekomendasi tempat. Untuk hasil akhir bisa memilih tempat dengan peluang keuntungan paling besar dan tentunya paling efisien.

 

Proses pembangunan kawasan wisata bukan hanya memberikan sarana hiburan bagi pengunjung. Sisi berbisnis juga wajib masuk pertimbangan utama karena tujuan awal pembangunan pasti pemiliknya ingin mengambil keuntungan.

 

Keduanya harus beriringan, pengunjung dapat kenyamanan dan keamanan, pemilik bisnis juga mendapatkan cuan. Kuncinya, pembuatan masterplan kawasan wisata harus dilakukan oleh profesional.

 

 

Baca Juga :  Syarat Membuat SUP

INFO LEBIH DETAIL UNTUK PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN BISA MENGHUBUNGI KAMI :

CALL / WA : +62811-1280-843 Catur Iswanto

Email : info@konsultanindustri.com